banner 728x250

Urai Kemacetan Antrian Berhari-hari Di PKS,Komisi II DPRD Mamuju tengah Panggil Pihak Perusahaan PKS Di Mamuju Tengah

banner 468x60

Mateng,Jejakrakyat.com – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mamuju tengah(Mateng) memanggil sejumlah pimpinan perusahaan pabrik kelapa sawit dalam rangka menyikapi sejumlah keluhan para petani sawit yang ada di kabupaten Mamuju tengah.

Rapat Dengar Pendapat RDP yang di pimpin langsung oleh ketua komisi II DPRD Mamuju tengah,Yulius Sanusi dan dihadiri sejumlah pihak perusahaan berlansung di aula Paripurna DPRD Kabupaten Mamuju tengah,Tobadak,Senin,22/06/2026.

banner 325x300

Ketua Komisi II DPRD Mamuju tengah, Yulius Sanusi menegaskan bahwa,adapun RDP (rapat dengar pendapat) bersama pihak perusahaan guna menindaklanjuti sejumlah keluhan keluhan petani sawit yang ada di Mamuju tengah ini.

“Kami dari DPRD Mamuju tengah khususnya komisi II melakukan RDP bersama sejumlah pihak perusahaan,jadi ada beberapa poin yang telah kita sepakati bersama salah satunya mengurai kemacetan antrian kendaraan di 5 PKS (Pabrik Kelapa Sawit)yang ada,”ujarnya.

Lebih lanjut Yulius menegaskan,setiap perusahaan setidaknya menyiapkan tempat parkir yang cukup agar tidak ada lagi antrian panjang di pinggir jalan yang sekiranya mengganggu arus lalu lintas jalan raya.

Selain itu juga mengenai perbedaan harga TBS (Tandan Buah Segar) di 5 perusahaan yang ada di Mamuju tengah,sebagaimana kita ketahui bersama bahwa itu tergantung menagemen di tiap-tiap perusahaan.

“Soal harga saya rasa pihak perusahaan tidak melakukan pelanggaran karena sudah ada batasan maksimal dan batas nominal yang di tentukan oleh pemerintah,”ungkapnya.

Olehnya itu,keterlibatan pihak perusahaan dalam Rapat tersebut tentunya Ia mengharapkan agar semua pabrik yang ada dapat beroperasi lebih maksimal lagi.

“Melihat buah sawit petani kita saat ini semakin meningkat jadi kita tekankan semua pabrik perusahaan beroperasi 24 jam dan bila perlu jangan ada lagi tanggal merah agar tidak ada lagi kemacetan antrian,”tegasnya.Sementara itu Humas PT Mitra Andalan Sawit(PT MAS),Jhoel menyebutkan bahwa Kalau soal harga,sejauh ini masih PT MAS yang memiliki harga TBS tertinggi yakni,2850/kg di antara 5 PKS yang ada di Mamuju tengah ini.

“Kalau buah yang masuk di PKS kami,bukan hanya di wilayah Mamuju tengah tapi juga ada dari kabupaten Mamuju,Polman bahkan ada dari Pinrang,”ungkapnya.

Menurut Joel,penambahan lahan parkir sesuai saran dan masukan dari anggota DPRD saat RDP memang perlu di lakukan demi kelancaran dan keselamatan semua pengguna jalan.(An)

 

Tinggalkan Balasan