Mamuju,Jejakrakyat.com – Kepala Desa Batu Ampa Diduga Sunat anggaran pada pembangunan Bronjong ditepi sungai batu papan,dusun batu maletteng,desa batu ampa,kecamatan Papalang,Kabupaten Mamuju, tahun anggaran 2024 lalu.
Berdasarkan keterangan Samsul selaku perwakilan tenaga kerja,Pihaknya hanya menerima dana sebesar,Rp.44.000.000.dari total anggaran,Rp.155.440.000.yang telah di cairkan oleh bendahara untuk pekerjaan pembangunan Bronjong pada tahun,2024 lalu.
“Saya terima uang dari bendahara desa hanya,44 juta untuk pengadaan material seperti,pembelian batu,terus sewa alat berat dan sewa mobil angkutan material ke lokasi termasuk upah tenaga kerja,”kata Samsul saat di temui di kantor desa batu ampa,Jumat,18-07-2025.
Lanjut Samsul katakan,adapun material pekerjaan Bronjong yang diluar pembelanjaan memakai dana,44 juta tersebut, yaitu pembelian kawat Bronjong sebanyak,175 ps.oleh bendahara desa.
Terlepas dari dana pembangunan Bronjong yang diduga tidak terkafer sepenuhnya,PJ.Kepala desa batu ampa juga diduga tidak transparansi dalam penggunaan angaran dana bantuan kelompok masyarakat tahun,2024 lalu sebesar,Rp.220.600.000.
Dimana PJ.Kepala desa batu ampa diduga memberikan keterangan palsu pada awak media ini yang cukup berbeda apa yang di sampaikan oleh sekertaris desa dan sejumlah informasi yang di himpun oleh awak media ini mengenai realisasi bantuan tersebut.

Menurut penjelasan sekertaris desa batu ampa saat di temui oleh awak media ini di ruang kerjanya,Abd.Jalil mengungkapkan bahwa dana bantuan kelompok masyarakat sebesar,Rp.220 juta lebih itu, telah di cairkan pada bulan desember tahun,2024 lalu.
“Sudah di cairkan seratus persen,terus dananya sudah di belikan pupuk kemudian di bagikan ke masing-masing anggota kelompok tinggal ada beberapa zak yang mungkin pemiliknya belum sempat datang mengambil,”ungkap Abd.Jalil sambil menunjuk ke arah pupuk yang berada di teras kantor desa batu ampa.
Berbeda apa yang di sampaikan oleh,PJ. Kepala desa batu ampa,Alimuddin Adjo mengatakan bahwa dana bantuan kelompok masyarakat tersebut benar adanya hanya saja kata dia,dana itu awalnya untuk pengadaan bantuan pupuk kelompok namun di alihkan ke aitem lain.
“Tujuan dana itu untuk pengadaan pupuk tapi kami alihkan ke aitem lain,namun hal ini bendahara yang lebih tahu di alihkan ke aitem mana,jadi yang lebih jelasnya,baik tentang penggunaan anggaran maupun sejumlah aitem kegiatan di desa batu ampa,bisa ditanyakan ke bendahara desa,”ujar Alimuddin saat di temui awak media ini di rumahnya(16/07).
Sebagai pelaksana tugas Kepala desa batu ampa,Alimuddin hanya mengontrol baik segi administrasi keuangan maupun setiap kegiatan fisik yang berjalan di desa tersebut tetap di bawah pengasannya.
“Kami cukup sibuk,sebab selain di kantor desa juga berbagai tugas pokok kami di kecamatan sehingga urusan anggaran maupun kegiatan-kegiatan yang ada desa tahun lalu dan tahun ini,saya serahkan ke bendahara desa untuk mengurusi,”Jelas Alimuddin.










