banner 728x250

Petani Dapat Pupuk Subsidi 2 zak Per Tahun,Koordinator PPL Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah Jelaskan Ini…

Oplus_0
banner 468x60

Mateng,Jejakrakyat.com – Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Pangale,I Nyoman Rudhito menegaskan bahwa jatah pupuk subsidi yang sampai ke Petani bisa saja 2 zak per tahunnya berdasarkan luas lahan yang di miliki petani.

Hal tersebut di Tegaskan oleh,I Nyoman Rudhito saat di temui di rumahnya di Desa Kuo,Kecamatan Pangale,Kabupaten Mamuju tengah(Mateng) Senin,11-08-2025.

banner 325x300

Sebagaimana pernyataan Andi Rudi,S.Tammauni(Anggota DPRD Mamuju tengah)yang di muat pada laman ini sebelumnya bahwa,berdasarkan sejumlah laporan Masyarakat di desa kombiling,petani hanya menerima pupuk subsidi pemerintah sebanyak 2 zak per tahunnya dari pengecer resmi).

Oleh karena itu,I Nyoman Rudhito menjelaskan,sedikit atau banyaknya Jatah Pupuk subsidi yang di dapat petani itu tidak jadi masalah sepanjang sesuai data e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

“Setiap tahunnya Penyuluh Pertanian Lapangan(PPL)melakukan pendataan,jadi jatah pupuk subsidi petani berdasarkan data di e-RDKK,dan sampai saat ini petani tidak ada yang melapor atau komplein sama kita berarti tidak ada masalah,”ungkap Nyoman.

Adapun yang di sampaikan oleh salah satu anggota DPRD Mamuju tengah pada waktu reses di Desa Kombiling itu,hanya kesalah pahaman dengan adanya perubahan pendistribusian pupuk tahun lalu dan tahun ini.

“Pendistribusian pupuk ke Kios tahun-tahun sebelumnya itu,tiga kali se-tahun namun tahun ini ada perubahan,hanya dua kali se-tahun dan petani berhak menerima sesuai data e-RDKK yang tercatat namanya di masing-masing Kios,”Jelasnya.

Mengenai transparansi kepada anggota kelompok,I Nyoman menambahkan bahwa semua kios terpajang papan informasi hanya mungkin pemilik kios memasang di dalam gudang termasuk jumlah dan harga het yang di berikan petani dapat di chek langsung ke pemilik kios.

“Jumlah dan harga het dapat di tanyakan ke pemilik Kios,hanya pengambilan pupuk petani di kios sekarang ini bisa di wakilkan ke keluarga atau ketua kelompok melalui rekomendasi, jadi kalaupun jatah petani kurang atau dibagi rata dalam kelompok itu sudah pengaturan intern mereka,”Jelas I Nyoman Rudhito.

Tinggalkan Balasan