Mamuju,Jejakrakyat.com – Sebagai perusahaan perkebunan sawit terkemuka di Sulawesi Barat,PT.Manakarra Unggul Lestari (PT.MUL)Kecamatan Tommo,Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat,turut andil dalam Pembangunan sejumlah insfrastruktur.
Selain perbaikan jalan dan jembatan di lingkup perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Tommo,Kabupaten Mamuju juga ikut berkontribusi perbaikan jalan yang ada di kecamatan tobadak Kabupaten Mamuju tengah tahun lalu.
“Kalau hanya mengandalkan CSR yang kurang lebih,2 M per tahunnya,tentu jauh dari kata cukup hanya saja bagaimana kebutuhan masyarakat dapat kita maksimalkan,”ungkap General Manager PT. MUL, H. Muh. Dahlan Parahats,saat di temui di kantornya,Selasa,27 Mei,2025.
Karena itu,untuk memenuhi kebutuhan insfrastruktur di masyarakat,Pihaknya tak segan segan menggelontorkan anggaran sebesar 5 M untuk perbaikan Jalan penghubung desa kurang lebih,20 KM.di wilayah Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju tengah tahun lalu.
“Jadi kalau kita total-total pekerjaaan jalan untuk Mamuju tengah tahun lalu,dari Karondang menuju desa Mahahe(Tobadak 2) terus Karondang ke Desa Sejati(Tobadak 8) kurang lebih,20 KM,”ujarnya.
Selain itu, Pembangunan Insfrastruktur jembatan penghubung Pasca putusnya Jembatan Leling yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Tommo,yakni Desa Leling Induk, Desa Leling Barat, dan Desa Leling Utara Desa yang menghabiskan anggaran sebesar,8 M.
Oleh karena itu,Adapun CSR PT.MUL tahun ini lebih fokus ke perawatan jalan termasuk jalan yang ada di wilayah kecamatan Tommo dan Kecamatan Pangale.
“Fokus tahun ini hanya perawatan jalan,termasuk jalan Tommo menuju pangale yang memang sudah menjadi rutinitas kita setiap tahunnya,”jelasnya.
Untuk itu Ia berharap TBS Masyarakat yang melalui jalan tersebut masuk ke PT.MUL supaya ada imbal baliknya sebab kalau PT.MUL yang merawat kemudian TBS nya di bawah ke perusahaan-perusahaan lain,terus apa yang mau dipakai sebagai CSR kalau tidak ada TBS dari luar.










