Mateng,Jejakrakyat.com – Dari 5 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di Kabupaten Mamuju tengah, PT.Mitra Andalan Sawit(MAS) Di Desa Barakkang,Kecamatan Budong-budong mengalami antrean kendaraan terpanjang pemuat sawit.
Terpantau di lokasi,mulai dari area pabrik hingga melewati jembatan Barakkang (Jalan trans Sulawesi) di dominasi Truk dan Pick Up pengangkut buah sawit hasil panen petani dari berbagai daerah.Selasa, 23 Juni 2026.
Selain itu, PT MAS menjadi pilihan utama para pengangkut TBS karena menawarkan kombinasi harga beli yang menarik serta akses lokasi yang strategis.
Dua faktor tersebut menjadi alasan utama pengangkut memilih membawa hasil panen mereka ke PT MAS.
Pertama, harga pembelian TBS di PT MAS dinilai lebih tinggi dibandingkan sejumlah perusahaan sawit lain di kawasan Mamuju Tengah.
Kedua, posisi perusahaan yang berada dekat dengan jalur Trans Sulawesi membuat akses kendaraan lebih mudah.
Pengangkut dari sejumlah daerah, mulai Mamuju Tengah, Mamuju, Majene, Polewali Mandar hingga wilayah Sulawesi Selatan, dapat menjangkau lokasi tersebut dengan lebih cepat.
Risal,Sopir asal Desa Polo pangale Kecamatan Pangale, mengatakan dirinya tetap memilih PT MAS karena merasa nyaman dengan sistem pelayanan dan pengaturan antrean.
“Saya memilih PT.MAS karena disini cukup aman dan nyaman. Antrean tertib dan lokasinya mudah dijangkau,” ujarnya.
Selain faktor harga kata Risal, kondisi antrean yang lebih teratur menjadi pertimbangan bagi para sopir untuk tetap membawa TBS ke perusahaan tersebut.
“Saya berharap kedepannya,pembokaran buah semakin lancar sehingga tidak terjadi antrean hingga berhari hari seperti saat ini,”tutupnya.










